Tanaman Obat dan Tanaman Upacara

Kebun Raya Eka Karya Bali di Bedugul, Tabanan, Bali, memiliki ribuan jenis koleksi tanaman untuk konservasi. Namun, kekhususan dari kebun raya ini adalah koleksi tanaman obat obatan (usada) dan tanaman upacara adat.
“Tanaman obat-obatan itu sudah ditanam sejak tahun 2005,” kata petugas Kebun Raya Bedugul, Senin (17/3). Masyarakat Bali memang terkenal dengan pengobatan tradisionalnya. Ada sekitar 491 jenis tumbuhan yang bisa jadikan obat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Namun, Kebun Raya Bedugul baru memiliki 165 jenis tanaman. Ada beberapa yang menarik, misalnya tanaman daun sendok (Plantago major). Meskipun tanaman ini dianggap gulma, namun ia memiliki kandungan kalium yang bisa menghentikan pendarahan. Begitu juga dengan cocor bebek (Kalanchoe pinnata).Tanaman ini dianggap bias mengobati bisul, luka, sakit kepala, demam, dan batuk.
Tanaman Upacara Adat
Kebun Raya Bedugul itu terletak 50 kilometer di utara Kota Denpasar. Di sekelilingnya ada Danau Beratan, Danau Tamblingan, Danau Buyan, dan kawasan hutan lindung Bukit Tapak. Kebun raya ini menjadi satu-satunya kebun ray a di Indonesia ya ng memiliki koleksi tanaman upacara adat. Jumlahnya ada sekitar 115 jenis. Salah satunya adalah majegau (Dysoxylum meliaceae), satu jenis tanaman upacara adat yang langka. Koleksi tanaman upacara adat itu sudah dikembangkan sejak tahun 1997dan menjadi ciri kebun raya itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar